Masjid Al Amin

Kajian Ahlussunnah As Salafiyyah Masjid Al Amin Semampir Tengah IIIA Surabaya

Archive for December, 2007

Hukum-hukum Seputar Qurban

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

Hukum-hukum Seputar Qurban

Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Sumber : http://asysyariah.com/print.php?id_online=577

Berikut ini akan disebutkan beberapa hukum secara umum yang terkait dengan hewan qurban, untuk melengkapi pembahasan sebelumnya:

1) Menurut pendapat yang rajih, hewan qurban dinyatakan resmi (ta’yin) sebagai أُضْحِيَّةٌ dengan dua hal:

a. dengan ucapan: هَذِهِ أُضْحِيَّةٌ (Hewan ini adalah hewan qurban)
b. dengan tindakan, dan ini dengan dua cara:
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Dienul Islam, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

Hukum-hukum dan Adab-adab Yang Terkait dengan Orang yang Berqurban

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

Hukum-hukum dan Adab-adab Yang Terkait dengan Orang yang Berqurban
Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Sumber : http://asysyariah.com/print.php?id_online=577

1. Syariat berqurban adalah umum, mencakup lelaki, wanita, yang telah berkeluarga, lajang dari kalangan kaum muslimin, karena dalil-dalil yang ada adalah umum.

2. Diperbolehkan berqurban dari harta anak yatim bila secara kebiasaan mereka menghendakinya. Artinya, bila tidak disembelihkan qurban, mereka akan bersedih tidak bisa makan daging qurban sebagaimana anak-anak sebayanya. (Asy-Syarhul Mumti’, 3/427)

3. Diperbolehkan bagi seseorang berhutang untuk berqurban bila dia mampu untuk membayarnya. Sebab berqurban adalah sunnah dan upaya menghidupkan syi’ar Islam. (Syarh Bulugh, 6/84, bagian catatan kaki)
Al-Lajnah Ad-Da`imah juga mempunyai fatwa tentang diperbolehkannya menyembelih qurban walaupun belum dibayar harganya. (Fatawa Al-Lajnah, 11/411 no. fatwa 11698)
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Dienul Islam, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

Tatacara Menyembelih Hewan Qurban – Bag 2

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

Tatacara Menyembelih Hewan Qurban – Bag 2

Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Sumber : http://asysyariah.com/print.php?id_online=577

II. Merebahkan hewan tersebut dan meletakkan kaki pada rusuk lehernya, agar hewan tersebut tidak meronta hebat dan juga lebih menenangkannya, serta mempermudah penyembelihan.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, tentang tata cara penyembelihan yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

وَيَضَعُ رِجْلَهُ عَلىَ صِفَاحِهِمَا
“Dan beliau meletakkan kakinya pada rusuk kedua kambing tersebut.” (HR. Al-Bukhari no. 5565 dan Muslim no. 1966)

Juga hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha:

فَأَضْجَعَهُ ثُمَّ ذَبَحَهُ
“Lalu beliau rebahkan kambing tersebut kemudian menyembelihnya.”

III. Disunnahkan bertakbir ketika hendak menyembelih qurban, sebagaimana disebutkan dalam hadits Anas radhiyallahu ‘anhu di atas, dan diucapkan setelah basmalah.
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Dienul Islam, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

Tatacara Menyembelih Hewan Qurban – Bag 1

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

Tatacara Menyembelih Hewan Qurban

Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin
Sumber : http://asysyariah.com/print.php?id_online=577

Berikut ini akan disebutkan beberapa hukum dan adab seputar penyembelihan hewan, baik itu qurban ataupun yang lain.

I. Hewan sembelihan dinyatakan sah dan halal dimakan bila terpenuhi syarat-syarat berikut:

a. Membaca basmalah tatkala hendak menyembelih hewan. Dan ini merupakan syarat yang tidak bisa gugur baik karena sengaja, lupa, ataupun jahil (tidak tahu). Bila dia sengaja atau lupa atau tidak tahu sehingga tidak membaca basmalah ketika menyembelih, maka dianggap tidak sah dan hewan tersebut haram dimakan. Ini adalah pendapat yang rajih dari perbedaan pendapat yang ada. Dasarnya adalah keumuman firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَلاَ تَأْكُلُوْا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللهِ عَلَيْهِ
“Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.” (Al-An’am: 121)

Syarat ini juga berlaku pada penyembelihan hewan qurban. Dasarnya adalah hadits Anas radhiyallahu ‘anhu riwayat Al-Bukhari (no. 5565) dan Muslim (no. 1966), bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan dua kambing kibasy yang berwarna putih bercampur hitam lagi bertanduk:

وَيُسَمِّي وَيُكَبِّرُ
“Beliau membaca basmalah dan bertakbir.”
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Dienul Islam, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

HUKUM TAKBIR JAMA’I DI MASJID-MASJID DAN SEBELUM SHALAT IED

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

HUKUM TAKBIR JAMA’I DI MASJID-MASJID DAN SEBELUM SHALAT IED

Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz

Saya telah menelaah apa yang disebarkan oleh Fadhilah Al-Akh Syaikh Ahmad bin Muhammad Jamal -semoga Allah menujukannya kepada yang diridhai-Nya. Yaitu yang dimuat di sebagian Koran lokal, tentang penilaiannya yang menganggap aneh pelarangan takbir jama’i di masjid-masjid sebelum shalat Ied, dengan anggapan bahwa amalan ini merupakan bid’ah yang wajib dilarang. Syaikh Ahmad dalam makalahnya tersebut berusaha untuk memberikan dalil, bahwa takbir jama’i bukan bid’ah dan tidak boleh dilarang. Dan pandangannya ini di dukung oleh sebagian penulis lain.

Karena khawatir persoalan ini menjadi kabur bagi orang yang tidak mengetahui hakikat masalahnya, maka saya ingin menjelaskannya. Bahwasanya hukum asal takbir pada malam Ied, sebelum shalat Iedul Fithri, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan pada hari-hari tasyriq merupakan amalan yang di syariatkan pada waktu-waktu yang utama ini. Pada amalan tersebut terdapat keutamaan yang banyak, karena firman Allah Subhanahu wa Ta’ala tentang takbir Iedul Fithri.

“Artinya : Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangan dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan kepadamu dan agar kamu bersyukur” [Al-Baqarah : 185]

Dan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala tentang sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dan pada hari-hari tasyriq.

“Artinya : Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka, dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang dimaklumkan (ditentukan) atas rizki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak” [Al-Hajj : 28]

Dan firman Allah Azza wa Jalla.

“Artinya : Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang ma’dudat (yang berbilang)” [Al-Baqarah: 203]

Diantara dzikir yang masyru pada hari-hari yang ma’lumat (ditentukan) dan hari-hari yang ma’dudat (yang berbilang) ini ialah takbir muthlaq dan takbir muqayyad, sesuai yang ada dalam sunnah muthahharah dan pengamalan salaf.

Dan sifat takbir yang masyru, ialah setiap muslim bertakbir dan mengeraskan suaranya sehingga orang-orang mendengarkan takbirnya, lalu merekapun mencontohnya dan ia mengingatkan mereka dengan takbir.
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Dienul Islam, Fatwa | Leave a Comment »

HUKUM TAKBIR BERSAMA-SAMA DENGAN SATU SUARA (Kumpulan Fatwa)

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

Oleh : Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah waI Ifta

Pertanyaan :

Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiah waI Ifta ditanya : Kami menginginkan dari anda penjelasan terntang hukum takbir pada hari-hari tasyriq dan ied Ramadhan dengan cara bersama-sama, seperti Imam membaca pada setiap shalat.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Laa Ilaha Illallah Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahilhamdu

Lalu jama’ah mengulangi dengan satu suara yang tinggi dan lagu. Hal ini mereka mengulang-ulangi tiga kali tiap-tiap seusai shalat selama tiga hari. Perlua diketahui, bahwa amalan itu tersebar di sebagian kampung di berbagai penjuru provinsi.

Jawaban :
Read the rest of this entry »

Posted in Dienul Islam, Fatwa, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

BAGAIMANA TATA CARA SHALAT IED ? (Dengan Adzan & Iqomat ?))

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

BAGAIMANA TATA CARA SHALAT IED ? 

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan :

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : “Bagaimana tata cara shalat ‘Ied ?”

Jawaban :

Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Fatwa, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

BAGAIMANA TATA CARA SHALAT IED ? (Dengan Adzan & Iqomat ?))

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

BAGAIMANA TATA CARA SHALAT IED ? 

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan :

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : “Bagaimana tata cara shalat ‘Ied ?”

Jawaban :

Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Fatwa, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

TATA CARA SHALAT IED

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

TATA CARA SHALAT IED

Oleh : Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari

Pertama :
Jumlah raka’at shalat Ied ada dua berdasaran riwayat Umar radhiyallahu ‘anhu.

“Artinya : Shalat safar itu ada dua raka’at, shalat Idul Adha dua raka’at dan shalat Idul Fithri dua raka’at. dikerjakan dengan sempurna tanpa qashar berdasarkan sabda Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam” [Dikeluarkan oleh Ahmad 1/370, An-Nasa'i 3/183, At-Thahawi dalam Syarhu Ma'anil Al Atsar 1/421 dan Al-Baihaqi 3/200 dan sanadnya Shahih]

Kedua :
Rakaat pertama, seperti halnya semua shalat, dimulai dengan takbiratul ihram, selanjutnya bertakbir sebanyak tujuh kali. Sedangkan pada rakaat kedua bertakbir sebanyak lima kali, tidak termasuk takbir intiqal (takbir perpindahan dari satu gerakan ke gerakan lain,-pent)

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata :
Read the rest of this entry »

Posted in Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

HUKUM SHALAT ‘IED WAJIB ATAU SUNNAH – Bag 2

Posted by masjidalamin on December 19, 2007

HUKUM SHALAT ‘IED WAJIB ATAU SUNNAH – Bag 2

Oleh : Syaikh Abu al-Hasan Mustafa bin Ismail as-Sulaimani
Bagian Terakhir dari Dua Tulisan [2/2]

Adapun argumentasi yang digunakan oleh orang yang mengatakan bahwa shalat ‘Ied hukumnya Fardhu Kifayah berdasarkan ayat.

“Artinya : Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkorbanlah (karena Rabbmu) “. [Al-Kautsar : 2].

Atau bahwa shalat ‘Ied merupakan syi’ar Islam, maka dalil ini justru lebih mendukung pendapat yang mengatakan bahwa shalat ‘Ied hukumnya Wajib ‘Ain (wajib bagi tiap-tiap kepala).
Read the rest of this entry »

Posted in Artikel Islam, Dienul Islam, Fiqih Ibadah | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.