Tampak kasat mata di sekitar kita, jiwa-jiwa yang kebingungan, mata membeku, hati mengeras dan membatu, perasaan menjadi tumpul, kepekaan hilang dan pikiran tercabik-cabik. Tidak ada rasa aman, damai, kasih sayang dan ketenteraman. Setiap orang berkata dengan lidahnya atau perbuatannya , “peduli amat dengan orang lain.” Jadilah mereka orang yang menghabiskan hari-harinya untuk kesenangan, harta, pekerjaan, anak dan hiburan. Sementara Islam terasa asing bagi mereka . Dan orang-orang yang berpegang teguh kepada tali agama Allah mereka pandang sebelah mata. Orang-orang shalih, baik, mencintai kebaikan dan berusaha melakukan amam-amal yang mulia mereka jadikan sasaran tuduhan di zaman ini, yaitu zaman dimana para penari dan biduanita menjadi pahlawan dan teladan. Saat dimana pemusik , artis dan olahragawan diberi penghargaan yang memukau. Di zaman musuh-musuh Islam ditokohkan dan diagung-agungkan bahkan oleh putera-puteri Islam itu sendiri. Akibatnya, berbagai fitnah tumbuh subur dan datang silih-berganti. Read the rest of this entry »
Archive for November 29th, 2007
Berpindah dari “islam warisan” menuju “Islam pilihan hidup”
Posted by masjidalamin on November 29, 2007
Posted in Artikel Islam, Nasehat, Sharing Cerita | Leave a Comment »